Pengenalan Fitur Pengelolaan Nomor Seri (Kode SN)
Waktu Perbarui: 01 Jun 2026 07:49
1. Fungsi
Pengelolaan Nomor Seri (SN) dapat membantu Anda mengelola produk-produk bernilai tinggi secara akurat, seperti produk elektronik 3C, perangkat rumah tangga, barang mewah, dll. Fitur ini memungkinkan pelacakan seluruh proses produk mulai dari Masuk Gudang (Inbound) → Pengiriman (Outbound) → Layanan Pascapenjualan (After-sales). Setiap tahapan dapat mencatat nomor SN yang spesifik, sehingga:
-
Pelacakan Masalah Cepat: Saat terjadi komplain kualitas, Anda dapat dengan cepat mengunci batch yang mana, supplier mana, atau pesanan mana yang bermasalah untuk meningkatkan efisiensi layanan pascapenjualan.
-
Verifikasi Garansi Akurat: Saat pelanggan mengajukan perbaikan, Anda dapat memeriksa riwayat pembelian, status garansi, dan riwayat perbaikan hanya melalui nomor SN. Ini membantu menentukan secara akurat apakah produk masih dalam masa garansi atau termasuk dalam batch bermasalah yang sama, sehingga mengurangi kerugian akibat ganti rugi yang tidak perlu.
2. Catatan
-
Pengelolaan Nomor Seri merupakan fitur VIP, hanya dapat digunakan oleh pengguna Paket Basic ke atas.
-
Setelah fitur Pengelolaan Nomor Seri diaktifkan, sistem dapat mengelola nomor seri produk di seluruh proses, termasuk pengumpulan nomor seri saat masuk/keluar gudang, pengikatan nomor seri saat pengiriman, dan verifikasi validitas nomor seri saat proses retur barang.
-
Setelah pengaturan pengumpulan nomor seri dikonfigurasi, operator wajib memasukkan jumlah nomor seri yang sama persis dengan jumlah barang yang masuk/keluar gudang pada fitur terkait. Jika tidak, data tidak dapat disimpan/dikirim. Aturan ini hanya berlaku untuk SKU Gudang yang telah mengaktifkan Pengelolaan Nomor Seri.
3. Langkah - Langkah
3.1 Mengaktifkan Pengelolaan Nomor Seri
① Pengaktifan Global:
-
Pengumpulan Nomor Seri Pengurangan Stok: Nomor seri wajib diisi saat proses Pengiriman Pesanan dan Keluar Gudang Manual.
-
Pengumpulan Nomor Seri Pengelolaan Stok: Nomor seri wajib diisi saat proses Pengiriman Pesanan, Keluar Gudang Manual, Masuk Gudang, dan Penerimaan Barang.


② Pengaktifan per SKU Gudang: Anda dapat mengaktifkan Pengelolaan Nomor Seri dengan mengedit SKU Gudang lama satu per satu, atau mengaktifkannya melalui Operasi Massal (Update Massal / Impor untuk Update).
Catatan: Setelah SKU Gudang mengaktifkan fitur ini, kolom nomor seri menjadi kolom wajib diisi saat melakukan operasional masuk/keluar gudang.
-
Update Secara Tunggal:


-
Aktifkan Lewat Operasi Massal / Impor Massal:


3.2 Pengumpulan Nomor Seri
1) Pengumpulan Saat Masuk Gudang (Inbound), meliputi: Masuk Gudang Manual, Scan, Pembelian (Purchasing), Penerimaan Transfer Stok (Stock Transfer Inbound), dan Retur Masuk Gudang. Ketika opsi "Kumpulkan Nomor Seri saat Masuk & Keluar Gudang" aktif, nomor seri menjadi kolom wajib diisi pada proses-proses di atas. Jumlah nomor seri yang diisi harus sama dengan jumlah stok yang masuk.
Contoh - Masuk Gudang Manual:
Langkah 1: Masuk ke halaman Penambahan Stok > Klik " + Tambah Daftar Penambahan Stok ".

Langkah 2: Pilih Gudang > Pilih SKU Gudang yang sesuai.


Langkah 3: Isi jumlah barang masuk yang sesuai > Masukkan/input nomor seri.

Catatan: Saat menyimpan pesanan dan memproses masuk gudang, sistem akan memverifikasi keunikan nomor seri. Jika ada nomor seri yang duplikat (kembar), proses masuk gudang akan gagal. Anda dapat masuk ke halaman detail untuk melihat alasan kegagalan.
2) Pengumpulan Saat Keluar Gudang (Outbound), meliputi: Keluar Gudang Manual, Pengiriman Transfer Stok (Stock Transfer Outbound), Menunggu Cetak/Dalam Pengiriman - Kirim, dan Kirim Pesanan 1-Klik. Ketika opsi "Kumpulkan Nomor Seri saat Masuk & Keluar Gudang" aktif, setiap pengurangan stok pada SKU Gudang akan melibatkan pengumpulan nomor seri saat keluar gudang. Jumlah nomor seri harus sama dengan jumlah barang keluar dan tidak boleh duplikat.
Contoh - Pengurangan Stok Manual:
Langkah 1: Masuk ke halaman Keluar Gudang Manual > Klik "+ Tambah Daftar Pengurangan Stok".

Langkah 2: Pilih Gudang > Pilih SKU Gudang.


Langkah 3: Isi jumlah barang keluar dan nomor seri.

4. Pengelolaan Nomor Seri
Di halaman Pengelolaan Nomor Seri, Anda dapat memeriksa status nomor seri dari SKU Gudang (apakah berstatus "Di Stok" atau "Selesai"), serta melihat nomor dokumen/pesanan terkait yang terhubung.

Data nomor seri yang berstatus "Selesai" akan disimpan di sistem maksimal selama dua tahun.
Atribut produk dibagi menjadi dua jenis: Produk Baik (Good Item) dan Produk Rusak (Defective Item). Untuk menggunakan ini, Anda perlu mengaktifkan fitur Pengelolaan Produk Rusak terlebih dahulu. Status atribut ini bergantung pada lokasi rak tempat SKU Gudang tersebut dimasukkan saat proses masuk gudang (apakah masuk ke rak produk rusak atau rak lainnya). Alur operasional detail dapat merujuk pada: Pengelolaan Stok Produk Rusak.
💡 Tips: Untuk stok yang sudah masuk gudang sebelum fitur ini ada, Anda dapat menggunakan fitur "Impor Nomor Seri" untuk menginput nomor seri pada jumlah stok SKU Gudang yang saat ini tersedia di gudang.

Apakah Konten Ini Bermanfaat?
Saran Anda Mendorong Kami untuk Terus Melakukan Pengoptimalan, Terima Kasih Atas Penilaian Anda
Jika Teks di Atas Masih Belum Dapat Menyelesaikan Masalah Anda, Anda Dapat Hubungi Kami