Pengenalan Pembeli Berisiko
Salin Tautan & Judul
Waktu Perbarui: 26 Mei 2026 11:20
1. Fungsi
Untuk verifikasi pengguna dengan pesanan berulang atau riwayat retur tinggi untuk menghindari retur pasca kirim, sengketa, komplain, dan ulasan negatif. Tetapkan indikator guna identifikasi pembeli berisiko. Filter pesanan ini di daftar pesanan untuk penanganan khusus, serta atur agar tidak masuk ke proses pesanan otomatis.
*Cacatan
1.Hanya Shopee, Lazada, dan Tiktok yang mendukung aturan pembeli berisiko, paling banyak bisa buat 10 aturan.
2. Waktu pemicu logika penandaan: Saat sinkronisasi pesanan pertama kali.
3. Penentuan pesanan pembeli berisiko hanya berlaku untuk: Pesanan baru pada saat sinkronisasi pesanan.
4.. Mengaktifkan atau menonaktifkan aturan. Aturan dalam status aktif tidak dapat dihapus.
5.Tampilkan nomor pesanan untuk pesanan dari pembeli yang sama dengan status: Menunggu diprosesan, Menunggu dicetak (termasuk Gudang Online & Distribusi), Menunggu Pickup, Pesanan Belum Dibayar, dan Pesanan Disisihkan.
6. Kriteria untuk mengidentifikasi pesanan duplikat: ID pembeli yang sama (hanya berlaku untuk tiga platform utama), nama penerima yang sama (hanya jika salah satu dari kondisi ini terpenuhi), alamat pengiriman yang sama (negara, provinsi, kota, dan alamat lengkap harus identik, hanya jika salah satu kondisi terpenuhi), nomor telepon seluler penerima yang sama (hanya jika salah satu kondisi terpenuhi), dan pesanan dengan SKU_ID yang sama (hanya jika semua kondisi terpenuhi).
*Jika informasi penerima di platform (nama, alamat, nomor telepon seluler) dienkripsi (ditunjukkan dengan adanya "***"), kriteria di atas untuk mengidentifikasi pesanan pembeli duplikat dilewati.

*Cacatan
1.Hanya Shopee, Lazada, dan Tiktok yang mendukung aturan pembeli berisiko, paling banyak bisa buat 10 aturan.
2. Waktu pemicu logika penandaan: Saat sinkronisasi pesanan pertama kali.
3. Penentuan pesanan pembeli berisiko hanya berlaku untuk: Pesanan baru pada saat sinkronisasi pesanan.
4.. Mengaktifkan atau menonaktifkan aturan. Aturan dalam status aktif tidak dapat dihapus.
5.Tampilkan nomor pesanan untuk pesanan dari pembeli yang sama dengan status: Menunggu diprosesan, Menunggu dicetak (termasuk Gudang Online & Distribusi), Menunggu Pickup, Pesanan Belum Dibayar, dan Pesanan Disisihkan.
6. Kriteria untuk mengidentifikasi pesanan duplikat: ID pembeli yang sama (hanya berlaku untuk tiga platform utama), nama penerima yang sama (hanya jika salah satu dari kondisi ini terpenuhi), alamat pengiriman yang sama (negara, provinsi, kota, dan alamat lengkap harus identik, hanya jika salah satu kondisi terpenuhi), nomor telepon seluler penerima yang sama (hanya jika salah satu kondisi terpenuhi), dan pesanan dengan SKU_ID yang sama (hanya jika semua kondisi terpenuhi).
*Jika informasi penerima di platform (nama, alamat, nomor telepon seluler) dienkripsi (ditunjukkan dengan adanya "***"), kriteria di atas untuk mengidentifikasi pesanan pembeli duplikat dilewati.

2.Menentukan Pembeli Berisiko:
Total pesanan: Mengambil jumlah pesanan dalam N hari terakhir (berdasarkan waktu pemesanan di Bigseller)
Frekuensi / Probabilitas pengembalian dana: Mengambil perilaku after-sales berupa pengembalian barang + pengembalian dana / pengembalian dana saja (tanpa mengembalikan barang) yang terjadi dalam 30 hari terakhir (berdasarkan waktu terjadinya after-sales). Tidak dibatasi oleh waktu pembuatan pesanan.
Frekuensi / Probabilitas pengembalian dana: Mengambil perilaku after-sales berupa pengembalian barang + pengembalian dana / pengembalian dana saja (tanpa mengembalikan barang) yang terjadi dalam 30 hari terakhir (berdasarkan waktu terjadinya after-sales). Tidak dibatasi oleh waktu pembuatan pesanan.
3.Pengaturan & Penyaringan Pembeli Berisiko
Pengaturan Pembeli Berisiko
a.Cara Pertama
Pengaturan——Pengaturan Penandaan——Pembeli Berisiko——Tambah Aturan Baru

b.Cara Kedua
Di Pesanan——Pembeli Berisiko

Penyaringan Pembeli Berisiko
Cara Pertama
Pesanan——lainnya——Pembeli Berisiko

Cara Kedua
Pesanan——Penandaan Pesanan——Ada Penandaan——Persanan yang Sama

a.Cara Pertama
Pengaturan——Pengaturan Penandaan——Pembeli Berisiko——Tambah Aturan Baru

b.Cara Kedua
Di Pesanan——Pembeli Berisiko

Penyaringan Pembeli Berisiko
Cara Pertama
Pesanan——lainnya——Pembeli Berisiko

Cara Kedua
Pesanan——Penandaan Pesanan——Ada Penandaan——Persanan yang Sama

4.Pemrosesan Pesanan Pembeli Risiko
a.Penyadapan Pesanan: Penambahan penyadapan pesanan pembeli risiko. Ketika pembeli mana pun dalam pesanan yang diatur cocok dengan aturan pembeli risiko, jumlah pesanan dari pembeli risiko dan nomor pesanan yang sesuai akan dihitung dan ditampilkan di jendela pop-up penyadapan.

b.Saat menjadwalkan pesanan secara otomatis, pesanan dari pembeli yang masuk daftar hitam dan berisiko tinggi akan dilewati secara default.


b.Saat menjadwalkan pesanan secara otomatis, pesanan dari pembeli yang masuk daftar hitam dan berisiko tinggi akan dilewati secara default.

5.Tambahkan akses ke halaman Pembeli Berisiko
Di Pengaturan Sub——Kelola Peran——Akun Pengaturan - Pengaturan Pesanan - ada Pembeli Berisiko


6.Pembayaran Saya
Di Pembayaran Saya ditambah Pembeli Berisiko, ditampilkan di Bagian Pesanan - Di bawah Penyimpanan Daftar Hitam.(Mendukung versi mulai dari Paket Basic hingga versi di atasnya.)


Apakah Konten Ini Bermanfaat?
Saran Anda Mendorong Kami untuk Terus Melakukan Pengoptimalan, Terima Kasih Atas Penilaian Anda
Jika Teks di Atas Masih Belum Dapat Menyelesaikan Masalah Anda, Anda Dapat Hubungi Kami
Artikel Terkait